Seorang anak laki-laki satu satunya yang terlahir dari kalangan keluarga sederhana, anak lai-laki itu diberi nama Al Imron, dan teman-temannya pun sering memanggil dengan nama Imron, Ali, dan terkadang Imonk. Iya dilahirkan di Serang, 05 September 1997, iya tinggal di daerah pesisir pantai, bagian utara dari provinsi Banten lebih tepatnya di Desa. Tengkurak, Kec. Tirtayasa, Kab. Serang-Banten. iya pernah menimba ilmu dari SDN Tenjoayu 2, kemudian dilanjutkan belajar disebuah Pondok Pesantren Modern Daar El Istiqomah (Sukawana – Penancangan, Kota Serang), iya tinggal dan menimba ilmu keagamaan dan ilmu-ilmu umum disana selama kurun waktu 6 tahun. Karena iya mulai belajar dipesantren sejak saya MTs sampai MA, kegiatan yang iya lakukan selama dipesantren selain menimba ilmu keagaan dan lainnya , selain itu iya juga gemar dalam menulis di majalah pondok yang bernama IRTIQO, hingga iya lulus pada tahun 2016 dan menyandang nama alumni pondok pesantren.
Sekarang iya sedang menempuh pendidikan sarjana starata 1 (S1)
Jurusan Perbankan Syariah di Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin
Banten, selain itu iya mendapatkan amanat untuk menjadi Musyrif (pengurus) di
Ma’had Al jamiah UIN SMH Banten (2018- sekarang), serta pernah menjabat sebagai
Dvisi Internal di dalam organisasi BEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
(2019). Salain aktif dalam organisasi kampus, iya juga aktif dalam organisasi
diluar kampus seperti ISSN (Ikatan Serikat Saudagar Nusantara) (2018), ikut
serta dalam mengembangkan pendidikan di Pondok Pesantren Preneur ICM (Ihsan
Cerdas Mandiri) Cipocok-Serang (2018).
Al Imron dikenal oleh orang-orang disekelilingnya baik teman-teman
dekatnya mau di kampus, ataupun didaerahnya iya sering dipanggil atau lebih
sering dikenal dengan kata panggilan si Entrepreneur abal abal. Mengapa
demikian….? Karena dia sering mencoba berberapa jenis kewirausahaan mulai dari
kuliner, peternalan, sampai perminyakan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar